Sejarah Pos Kota Padangsidimpuan Dan Kedatangan Presiden Soekarno Pada Juni Tahun 1948

Ketika Kedatangan Presiden Soekarno disambut dengan Gondang dan Tor-tor
Pada Juni 1948 , untuk kali pertama sejak Indonesia merdeka , Presiden Soekarno berkunjung ke Sumatera , khususnya ke Kota Padangsidimpuan . Pagi 12 Juni 1948 Pos Kota ( Pos Polisi Kota sekarang ) menjadi saksi ketika Presiden Soekarno berpidato dalam Rapat Raksasa yang dibanjiri rakyat . Ketika itu hujan tak menghalangi mereka untuk mendengarkan pidato Presiden Soekarno . Bahkan ada yang datang dari Labuhan Batu ( Sumatera Timur ) dan Pasir Pangaraiyan ( Riau Utara ) dengan berjalan kaki menempuh ratusan kilometer . Sorenya Presiden Soekarno memberikan kursus politık .
Dikota ini , rakyat mempersembahkan kain / Ulos Batak kepada Presiden Soekarno , berikut seekor kerbau sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan .Setelah rampung . Presiden Soekarno menuju Sibolga . Presiden Soekarno tiba di tanah Tapanuli untuk menggembleng dan mengobarkan semangat persatu paduan rakyat di Kota Nopan , Padangsidimpuan , Sibolga ,Tarutung , Balige dalam perjalanan ke Kutaraja . Sesuai dalam tulisan Abdul Haris Nasution dalam masa
Perang Kemerdekaan Indonesia periode Renville .
Malamnya Presiden Soekarno menghadiri upacara persembahan Ulos , sekali lagi sebagai penghormatan kepada para pahlawan tanah air yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan . Upacara itu diiringi dengan gondang . Residen Tapanuli dan Wakil Executief Tapanuli mempersembahkan ulos dengan iringan Tari Tor-tor lalu menyelimutkan ulos ke bahu Presiden Soekarno . Setelah itu atas namma rakyat , Presiden Soekarno menerima persembahan hasl bumi Tapanuli seperti kopi, kemenyan dan juga pakaian perang dari rakyat Pulau Nias .
Pos Kota menjadi saksi sejarah dan dinobatkan Pemerintah Kota Padangsidim-
puan sebagai Cagar Budaya dan Cagar Sejarah Kota Padangsidimpuan.

Posted in Kegiatan Kearsipan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *